Gowa, SULSELNEWS.id – Tindakan pengamanan yang anarkis kembali terlihat saat pengamanan demonstrasi yang dilakukan oleh Dewan Mahasiswa (DEMA) UIN Alauddin Makassar di kampus II UIN Alauddin Makassar, Samata pada Rabu (31/07/2023).
Parahnya lagi terlihat jika yang melakukan tindakan tersebut adalah pihak security UIN Alauddin Makassar yang dalam video terlihat seperti menyeret seekor binatang.
Hal itu menuai kecamatan keras dari Alumni UIN Alauddin Makassar yang juga pernah menjadi pengurus PB HMI, Muhammad Warakaf.
Wara menyampaikan jika perilaku anarkis tersebut menjadi ancaman pemusnahan terhadap hak menyampaikan pendapat di kalangan aktivis-aktivis muda UIN Alauddin Makassar.
“Itu membunuh kreatifitas dan hak berpendapat aktivis, kita harus mengawal ini agar unsur pimpinan yakni Rektor dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dapat dievaluasi agar nalar kritis mahasiswa tidak di bungkam melalui perilaku-perilaku seperti itu” ucapnya.
Menurutnya jika perilaku tersebut dibiarkan begitu saja, Maka aktivis-aktivis kampus itu kemudian mati daya kritisnya yang harusnya di nilai sebagai bentuk partisipasi aktif mahasiswa dalam mengawal kebijakan yang dikeluarkan pimpinan.
“Sudah saatnya kita mengawal hal tersebut agar menteri agama dapat bersikap dan mengevaluasi pimpinan di UIN Alauddin Makassar” tambahnya.
Diketahui jika demonstrasi tersebut berlangsung akibat surat edaran yang dikeluarkan oleh pimpinan UIN Alauddin Makassar yang dinilai oleh mahasiswa membatasi kebebasan berpendapat dan menyampaikan aspirasi.












