Makassar, SULSELNEWS.id – Dalam rangka memperingati Hari Otonomi Daerah ke-29, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar menegaskan kembali komitmennya dalam memperkuat peran daerah melalui perencanaan yang partisipatif, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Momentum ini menjadi pengingat akan pentingnya desentralisasi dalam mempercepat kemajuan daerah serta meningkatkan pelayanan publik yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Kepala Bappeda Kota Makassar menyampaikan bahwa otonomi daerah adalah peluang besar bagi setiap daerah untuk merancang masa depan berdasarkan potensi, kebutuhan, dan karakteristik lokal masing-masing.
“Otonomi adalah kesempatan kita untuk menentukan arah pembangunan Kota Makassar secara mandiri dan berkelanjutan. Melalui sinergi lintas sektor dan pelibatan aktif seluruh stakeholder, Bappeda berkomitmen mewujudkan visi Kota Makassar yang gemilang, inklusif, dan adaptif terhadap tantangan zaman,” ujarnya.
Bappeda terus mendorong perencanaan pembangunan yang berbasis data dan partisipatif, mengedepankan transparansi, akuntabilitas, serta kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, akademisi, dan dunia usaha.
Dalam konteks otonomi, hal ini menjadi fondasi penting agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar mencerminkan aspirasi dan kebutuhan warga Kota Makassar.
Selain itu, Bappeda juga aktif berinovasi dalam pendekatan perencanaan yang mendukung transformasi digital, penguatan ekonomi lokal, serta pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-29 menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran daerah sebagai ujung tombak pembangunan nasional.
Dengan semangat otonomi, Bappeda Kota Makassar siap melangkah lebih maju, membangun dari bawah, dan melibatkan semua pihak demi terwujudnya pembangunan yang merata dan berkeadilan.
Selamat Hari Otonomi Daerah ke-29!
Bappeda Kota Makassar siap bersinergi dan bergerak bersama menuju Makassar yang lebih gemilang.












