Berita  

Kabid Hukum & HAM Komisariat Syariah dan Hukum HMI Cagora Nilai Pernyataan Kapolrestabes Makassar Arogan dan Mengancam Demokrasi

Makassar, SULSELNEWS.id – Pernyataan yang dilontarkan oleh Kapolrestabes Makassar, “Kalian HMI atau Anarko? Kalau HMI itu nurut sama saya,” bukan hanya bentuk arogansi kekuasaan, tetapi juga mencederai independensi organisasi kemahasiswaan, khususnya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Pernyataan ini menunjukkan sikap represif dan merendahkan marwah intelektual serta moral kader HMI yang menjunjung tinggi nilai-nilai independensi dan kritisisme.

Melalui Bidang Hukum dan HAM Komisariat Syariah dan Hukum HMI Cabang Gowa Raya, kami mengecam keras sikap tidak profesional tersebut dan mendesak Mabes Polri untuk segera mencopot Kapolrestabes Makassar dari jabatannya. Institusi kepolisian semestinya menjadi pelindung rakyat, bukan alat intimidasi terhadap gerakan mahasiswa yang menyuarakan kebenaran.

Kami menegaskan bahwa HMI bukan organisasi yang tunduk pada individu mana pun, apalagi pada ucapan yang merendahkan. HMI berdiri atas dasar nilai-nilai perjuangan keislaman dan keindonesiaan, bukan untuk “menurut” kepada siapa pun kecuali kepada kebenaran, keadilan, dan nilai-nilai konstitusi.
Kami menuntut:

  1. Mabes Polri segera mengambil langkah tegas dengan mencopot Kapolrestabes Makassar.
  2. Kepolisian meminta maaf secara terbuka atas pernyataan tersebut.
  3. Jaminan perlindungan terhadap kebebasan berekspresi mahasiswa dan organisasi.

Jika tuntutan ini diabaikan, kami siap menggalang solidaritas nasional untuk menolak segala bentuk pembungkaman terhadap gerakan intelektual mahasiswa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *