Berita  

Kabut Asap Selimuti Makassar, Ancaman Serius bagi Kesehatan Masyarakat

Makassar, SULSELNEWS.id – Ketua Bidang Kesehatan Masyarakat dan Gizi HMI Cabang Gowa Raya menilai bahwa fenomena kabut asap yang menyelimuti Kota Makassar tidak boleh dipandang sebagai persoalan lingkungan semata, tetapi juga harus menjadi perhatian serius dalam upaya perlindungan kesehatan masyarakat.

Menurutnya, kualitas udara yang buruk dapat menimbulkan risiko kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki riwayat penyakit pernapasan. Oleh karena itu, diperlukan langkah antisipatif dan respons cepat dari pemerintah untuk memastikan kondisi udara tetap terpantau dan masyarakat mendapatkan informasi yang akurat mengenai tingkat pencemaran udara.

“Kabut asap bukan hanya persoalan jarak pandang dan kenyamanan beraktivitas, tetapi juga menyangkut hak dasar masyarakat untuk memperoleh lingkungan yang sehat. Pemerintah harus hadir melalui langkah konkret, mulai dari pemantauan kualitas udara secara berkala, keterbukaan informasi kepada publik, hingga upaya perlindungan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak,” demikian pandangan Ketua Bidang Kesehatan Masyarakat dan Gizi HMI Cabang Gowa Raya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa dampak kabut asap terhadap kesehatan perlu menjadi perhatian bersama karena paparan partikel halus seperti PM2.5 dapat mengganggu sistem pernapasan dan memperburuk kondisi kesehatan tertentu. 

Dalam situasi kualitas udara yang memburuk, upaya pencegahan harus menjadi prioritas agar masyarakat tidak menanggung risiko kesehatan yang lebih besar.

Dari perspektif kesehatan masyarakat, pemerintah perlu memperkuat koordinasi lintas sektor, khususnya antara dinas kesehatan, dinas lingkungan hidup, dan instansi terkait lainnya. Langkah tersebut diperlukan untuk mengidentifikasi sumber pencemaran, memantau perkembangan kualitas udara, serta menentukan tindakan yang tepat berdasarkan hasil pemantauan dan kondisi di lapangan.

Selain itu, HMI Cabang Gowa Raya memandang bahwa edukasi kepada masyarakat harus dilakukan secara masif dan berkelanjutan. Masyarakat perlu mendapatkan informasi mengenai cara mengurangi paparan asap, pentingnya membatasi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk, serta penggunaan masker respirator yang sesuai, seperti N95 atau KN95, apabila diperlukan. 

HMI Cabang Gowa Raya Mendorong Langkah Nyata Pemerintah

Sebagai bagian dari elemen mahasiswa yang memiliki tanggung jawab sosial, HMI Cabang Gowa Raya mendorong pemerintah agar tidak hanya berfokus pada penanganan ketika kabut asap telah menimbulkan dampak, tetapi juga memperkuat langkah pencegahan dan mitigasi sejak dini.

Pemerintah diharapkan menyampaikan hasil pemantauan kualitas udara secara terbuka, meningkatkan kesiapsiagaan fasilitas pelayanan kesehatan, serta memberikan perhatian khusus kepada masyarakat yang paling rentan terhadap dampak pencemaran udara.

Di sisi lain, penelusuran sumber kabut asap juga perlu dilakukan secara objektif berdasarkan data dan hasil pemeriksaan di lapangan. Penanganan harus diarahkan pada sumber permasalahan agar kebijakan yang diambil tidak berhenti pada pembagian masker atau imbauan semata.

HMI Cabang Gowa Raya menegaskan bahwa kualitas udara yang sehat merupakan bagian penting dari perlindungan kesehatan masyarakat. Karena itu, diperlukan komitmen pemerintah, kolaborasi lintas sektor, dan partisipasi masyarakat untuk memastikan bahwa persoalan kabut asap di Makassar ditangani secara serius, terukur, dan berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *