Berita  

People-Centered: Kolaborasi dan Adaptasi Masyarakat dalam Pembangunan Bekelanjutan

Lili Cahyati (Peserta Advance Training LK III HMI BADKO Jawa Timur)
Makassar, SULSELNEWS. Id – Pemberdayaan merupakan sebuah konsep yang muncul sebagai bagian dari perkembangan alam pikiran dan kebudayaan masyarakat barat, terutamanya Eropa. Konsep ini muncul sejak dekade 70-an dan kemudian terus berkembang sampai saat amaan itu juga muncul konsep-konsep elit, kekuasaan, anti establishment, gerakan populis, anti-struktur, legitimasi, ideologi pembebasan dan civil society.

Konsep pemberdayaan juga dapat dipandang sebagai bagian dari aliran-aliran yang muncul pada paruh abad ke-20, atau yang dikenal dengan aliran post-modernisme, dengan penekanan sikap dan pendapat yang orientasinya adalah anti-sistem, anti-struktur dan anti-determinisme yang diaplikasikan pada dunia kekuasaan.

Sustainable development merupakan suatu prasyarat utama serta dapat diibaratkan sebagai gerbong yang akan membawa masyarakat menuju suatu keberlanjutan secara ekonomi, sosial dan ekologi yang dinamis. Titik acuan dari pembangunan berkelanjutan ini bermaksud untuk menekankan sifat partisipatif masyarakat dengan mendayagunakan kemampuan serta potensi yang kemudian di inisiasi oleh masyarakat tersebut dengan memanfaatkan sumber daya yang ada untuk meningkatkan sikap mandiri dan taraf kesejahteraan.

Kolaborasi dan adaptasi merupakan suatu strategi untuk melaksanakan pembangunan yang berdasarkan asas kerakyatan dimana segala upaya diarahkan untuk memenuhi keperluan masyarakat. Oleh sebab itu, pemberdayaan diaktualisasikan melalui partisipasi masyarakat dengan pendampingan yang dilakukan oleh pemerintah atau lembaga tertentu untuk mentransfer ilmu pengetahuan kepada kelompok masyarakat yang terorganisir.

Masyarakat adalah kesatuan hidup manusia yang berinteraksi menurut suatu sistem adat istiadat tertentu yang berkesinambungan dan terikat oleh suatu rasa identitas bersama. Pengembangan masyarakat, merupakan suatu proses dimana usaha-usaha atau potensi-potensi yang dimiliki masyarakat diintegrasikan dengan sumber daya yang dimiliki pemerintah, untuk memperbaiki kondisi ekonomi, sosial dan kebudayaan, dan mengintegrasikan masyarakat dalam konteks kehidupan berbangsa, serta memberdayakan mereka agar mampu memberikan kontribusi secara penuh untuk mencapai kemajuan pada level global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *