Makassar, SULSELNEWS. id – Dr. Ato Rakhmawan, S.IP., S.AP., M.A.P, Kepala Bidang Perencanaan, Perekonomian, dan Sumber Daya Alam, menghadiri sekaligus menjadi narasumber dalam Forum Perangkat Daerah Kota Makassar 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Makassar. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Mercure Nexa Makassar pada 03 Januari 2025
dengan tema Akselerasi Pengembangan Industri dan Perdagangan yang Inklusif dan Berkelanjutan.
Forum ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, baik dari sektor pemerintah maupun swasta, untuk membahas serta memberikan masukan terkait perencanaan pembangunan Kota Makassar.
Salah satu tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk menyempurnakan rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), khususnya dalam hal penajaman target kinerja sasaran, program, lokasi, dan kelompok sasaran yang akan diterapkan pada tahun 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Ato Rakhmawan menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya perencanaan yang komprehensif dalam mendukung akselerasi sektor industri dan perdagangan yang inklusif serta berkelanjutan.
Menurutnya, pembangunan ekonomi yang berbasis pada sektor-sektor ini akan memberikan dampak positif yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat Kota Makassar.
“Pengembangan industri dan perdagangan yang inklusif dan berkelanjutan bukan hanya soal pertumbuhan ekonomi, tetapi bagaimana kita memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat mendapatkan manfaatnya. Dalam perencanaan RKPD ini, kita harus benar-benar memperhatikan keberlanjutan dan pemerataan agar dampaknya bisa dirasakan oleh semua pihak, tanpa terkecuali,” ujar Dr. Ato Rakhmawan dalam sambutannya.
Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dalam merealisasikan visi pembangunan yang inklusif.
“Pembangunan yang inklusif memerlukan keterlibatan semua pihak. Oleh karena itu, masukan dari semua pemangku kepentingan sangat berharga untuk menyusun program yang tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan daerah,” tambahnya.
Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi para peserta untuk berdiskusi dan memberikan rekomendasi terkait kebijakan yang akan diterapkan di Kota Makassar.
Diharapkan, masukan yang terkumpul dapat menjadi acuan dalam penyusunan program-program yang lebih efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Acara diakhiri dengan harapan bahwa Forum Perangkat Daerah ini akan dapat menghasilkan rencana strategis yang lebih jelas dan terarah, serta mempercepat pencapaian tujuan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di Kota Makassar pada tahun 2025.












