Makassar, SULSELNEWS.id – Pelantikan Andi Zulkifly Nanda yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar hampir tiba.
Melalui hasil seleksi terbuka yang dilakukan Pemerintah Kota Makassar beberapa pekan lalu, di mana Andi Zulkifly, keluar sebagai peserta dengan skor tertinggi dibandingkan kandidat lainnya.
Setelah melalui berbagai tahapan seleksi yang telah dilakukan, nama Andi Zulkifly Nanda, S.STP, M.Si telah diajukan oleh Pemerintah Kota Makassar ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sebagai proses administratif sebelum pelantikan secara resmi.
“Sekarang sudah proses. Besok semoga pengajuan ke Kemendagri sudah bisa dilakukan. Selanjutnya kita tunggu jawaban dari sana, apa yang harus dilakukan,” Ucap Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, Minggu (18/05/2025).
Andi Zulkifly Nanda, S.STP, M.Si sendiri memiliki rekam jejak dalam pemerintahan yang cukup panjang, sebelum menjabat sebagai Kepala Bappeda. Beliau pernah dipercaya memimpin Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Makassar.
Karir Andi Zulkifly Nanda, S.STP, M.Si dimulai dari jenjang paling bawah dalam struktur pemerintahan, menjadikannya sosok yang memahami sistem birokrasi secara menyeluruh.
Berdasarkan prosedur, sebelum pelantikan dapat dilaksanakan, masih ada satu tahapan penting yang harus dilalui, yaitu permintaan persetujuan resmi dari Kemendagri.
Jika proses berjalan lancar dan surat keputusan segera terbit, maka pelantikan Andi Zulkifly sebagai Sekkot Makassar diperkirakan bisa dilaksanakan pada awal Juni 2025.
Posisi Sekda memegang peran kunci penting sebagai koordinator perangkat daerah, sekaligus sebagai pejabat tertinggi dalam birokrasi pemerintahan daerah setelah wali kota.
Melalui pengalaman dan kualifikasi yang dimiliki, banyak pihak berharap kehadiran Andi Zulkifly diharapkan mampu mendorong efektivitas kerja birokrasi, meningkatkan pelayanan publik, serta memperkuat sinergi antar SKPD dalam mewujudkan visi pembangunan Kota Makassar yang lebih maju dan berkelanjutan.












