Makassar,SULSELNEWS.id — Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Makassar terus berupaya meningkatkan efektivitas pemungutan pajak daerah. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah dengan menggelar Rapat Optimalisasi Alat Perekam Transaksi Online, yang secara khusus membahas pemutakhiran data transaksi Wajib Pajak Barang dan Jasa Tertentu atas Makanan dan/atau Minuman.
Rapat ini dipimpin langsung oleh Kepala UPT Pelayanan Pengelolaan Data dan Informasi BAPENDA Kota Makassar, Ibnu Munzier Hasri Gani, bertempat di Ruang Rapat Lantai 2, Kantor BAPENDA Kota Makassar, Jl. Urip Sumoharjo.
Dalam kesempatan tersebut, Ibnu Munzier menegaskan pentingnya pemanfaatan teknologi perekam transaksi online sebagai instrumen transparansi sekaligus upaya optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD). Dengan adanya sistem ini, BAPENDA dapat memantau secara akurat seluruh transaksi yang dilakukan oleh wajib pajak di sektor makanan dan minuman, sehingga kebocoran pajak dapat diminimalisir.
“Pemutakhiran data ini bukan hanya sebatas pembaruan sistem, tetapi juga bagian dari strategi penguatan tata kelola pajak daerah agar lebih akuntabel, transparan, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Rapat ini juga menjadi ruang koordinasi antara jajaran BAPENDA dengan pemangku kepentingan terkait, guna menyatukan langkah dalam penerapan sistem perekaman transaksi secara real-time. Melalui inovasi tersebut, diharapkan penerimaan pajak daerah Kota Makassar semakin meningkat, yang pada akhirnya akan berkontribusi pada pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.












