Berita  

Bappeda Kota Makassar Gelar Orientasi Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah untuk RPJMD dan Renstra 2025-2029

Screenshot

Makassar, SULSELNEWS. id – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar menggelar kegiatan Orientasi Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah, yang mencakup Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Makassar dan Rencana Strategis (Renstra) Perangkat Daerah tahun 2025-2029 pada 27 Februari 2025.

Kegiatan ini bertujuan untuk menyelaraskan visi dan misi pembangunan kota serta memastikan setiap program dan kegiatan yang direncanakan tepat sasaran, guna memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Kegiatan yang digelar di Hotel Grand Clarion Makassar ini dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Makassar, Ibu Aliyah Mustika Ilham, dan turut dihadiri oleh Kepala Bappeda Kota Makassar, A. Zulkifly, serta beberapa stakeholder dan perwakilan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait. Para peserta yang hadir berasal dari berbagai sektor yang memiliki peran dalam perencanaan pembangunan di Kota Makassar.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Makassar, Ibu Aliyah Mustika Ilham, menyampaikan pentingnya penyusunan dokumen perencanaan pembangunan yang tidak hanya memuat program-program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, tetapi juga mendukung visi Kota Makassar sebagai kota yang berdaya saing dan maju.

“Orientasi ini merupakan langkah awal yang sangat penting untuk memastikan bahwa setiap program dan kegiatan yang direncanakan selama lima tahun ke depan benar-benar tepat sasaran. Kami ingin setiap rencana pembangunan yang dituangkan dalam RPJMD dan Renstra dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, sesuai dengan prioritas pembangunan yang sudah ditetapkan,” kata Ibu Aliyah.

Kepala Bappeda Kota Makassar, A. Zulkifly, juga menekankan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan tujuan antar perangkat daerah. 

Menurutnya, sinergi yang baik antar SKPD sangat penting agar setiap rencana yang ada dapat diimplementasikan dengan efektif dan efisien.

“Dokumen perencanaan ini bukan hanya sekadar formalitas, tetapi menjadi pedoman bagi kita semua untuk menciptakan perubahan yang signifikan bagi Kota Makassar. Oleh karena itu, setiap program dan kegiatan yang kami rencanakan harus sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dapat dilaksanakan secara tepat waktu,” ujar A. Zulkifly.

Dalam orientasi tersebut, para peserta diberikan pemahaman mendalam mengenai teknis penyusunan dokumen perencanaan, dengan harapan agar setiap program pembangunan yang diusulkan dapat terlaksana dengan baik. 

Hal ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam merancang masa depan Kota Makassar, dan diharapkan dapat menghadirkan perubahan yang lebih baik dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. 

Dengan dilaksanakannya orientasi ini, diharapkan semua pihak terkait dapat bersinergi untuk menciptakan perencanaan yang matang, serta mengoptimalkan pelaksanaan setiap program pembangunan yang telah direncanakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *