Berita  

Muswil Al-Irsyad Sulsel Berlangsung Khidmat, Prof. Munawir Kamaluddin Terpilih Jadi Ketua PW 2026–2031

Makassar, SULSELNEWS.id – Musyawarah Wilayah (Muswil) Pimpinan Wilayah (PW) Al-Irsyad Islamiyah Sulawesi Selatan yang digelar pada 26–27 April 2026 di Kabupaten Sidrap berlangsung khidmat, demokratis, dan penuh semangat persaudaraan.
Kegiatan ini dihadiri utusan dari seluruh kabupaten/kota se-Sulsel, menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi, khususnya dalam bidang dakwah, pendidikan, dan sosial.

Dalam forum tersebut, Prof. Dr. KH. Munawir Kamaluddin resmi terpilih sebagai Ketua PW Al-Irsyad Islamiyah Sulawesi Selatan periode 2026–2031. Akademisi yang juga Guru Besar UIN Alauddin Makassar itu terpilih melalui proses yang dinamis, namun tetap menjunjung tinggi prinsip musyawarah dan mufakat.

Pembukaan Muswil dilakukan oleh Wakil Ketua I Pengurus Pusat (PP) Al-Irsyad Islamiyah, Prof. Dr. KH. Misri Gosan, MA. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya menjaga khittah perjuangan organisasi yang telah diletakkan oleh Ahmad Surkati sejak 1914.

“Al-Irsyad berdiri di atas tiga pilar utama, yakni pendidikan, dakwah, dan sosial. Ini harus terus dijaga dan dikembangkan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa Al-Irsyad memiliki peran strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, memperluas kerja sama, serta menebarkan nilai-nilai kemaslahatan di tengah masyarakat.

Sementara itu, Ketua PW sebelumnya, Drs. KH. Ishak Ibrahim, M.Pd, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta Muswil atas partisipasi aktif mereka. Ia memaparkan sejumlah capaian selama masa kepemimpinannya, mulai dari pengembangan lembaga pendidikan, unit usaha organisasi, hingga penguatan kemitraan dengan pemerintah dan berbagai elemen masyarakat.

Proses pemilihan ketua wilayah berlangsung cukup alot, mencerminkan tingginya antusiasme peserta dalam menentukan arah organisasi ke depan. Meski demikian, seluruh tahapan berjalan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), serta tetap menjunjung nilai demokrasi dan ukhuwah Islamiyah.
Dalam keterangannya kepada media, Prof. Munawir menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan. Ia menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dan melanjutkan perjuangan organisasi.

“Ke depan, kita harus memperkuat sinergitas seluruh elemen. Pilar pendidikan, dakwah, dan sosial harus dikembangkan secara adaptif agar Al-Irsyad tetap relevan di tengah perkembangan zaman,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menghadirkan gerakan yang responsif terhadap tantangan modernitas, dengan tetap berpegang pada nilai-nilai Islam yang moderat dan rahmatan lil ‘alamin.

Muswil ini tidak hanya menjadi ajang konsolidasi, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat peran Al-Irsyad Islamiyah dalam membangun peradaban berbasis ilmu, iman, dan amal. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *